Ki Hadjar Hardjo Oetomo (1886 - 1952)
Ki Hadjar Hardjo Oetomo adalah sosok pendekar pergerakan yang mendirikan Setia Hati Terate di Desa Pilangbango, Winongo, Kota Madiun pada tahun 1922. Beliau adalah murid kinasih dari Ki Ngabehi Soerodiwirdjo (Eyang Suro), pendiri ajaran Setia Hati (Sedulur Tunggal Kecer) 1903.
Berbeda dari masa sebelumnya di mana pencak silat hanya diajarkan kepada kaum bangsawan keraton, Ki Hadjar Hardjo Oetomo memperjuangkan agar pencak silat diajarkan kepada rakyat jelata dan para pemuda pejuang untuk melawan penjajahan kolonial Belanda. Atas jasa-jasa kepahlawanan dan perlawanannya, Pemerintah Republik Indonesia menganugerahi beliau gelar sebagai Pahlawan Perintis Kemerdekaan RI.
Sesepuh Peletak Pondasi & Pimpinan Pusat
Mata rantai kepemimpinan yang menjaga keutuhan ajaran, persaudaraan kekal abadi, dan marwah organisasi hingga saat ini.
RM. Soetomo Mangkoedjojo
Tokoh yang mengubah format perguruan menjadi organisasi modern pada kongres tahun 1948 di Madiun dan menyusun Anggaran Dasar pertama Persaudaraan Setia Hati Terate.
Kangmas H. Tarmadji Boedi Harsono, S.E.
Sosok legendaris yang memimpin pembangunan Padepokan Agung di Jalan Merak No. 10 Madiun dan membawa PSHT berkembang pesat ke seluruh penjuru pelosok nusantara hingga mancanegara.
Kangmas Drs. R. Moerdjoko HW
Memimpin tata kelola organisasi modern yang menjunjung tinggi keaslian ajaran, tradisi luhur perguruan, serta legalitas hukum keabsahan perkumpulan PSHT se-dunia.
Kangmas H. Issoebiantoro, S.H.
Menjaga kemurnian ajaran kerohanian ke-SH-an, pedoman panca dasar, serta membina dewan pertimbangan cabang di seluruh wilayah Indonesia.
Dewan Pertimbangan Cabang
Para sesepuh dan perintis pertama yang membawa benih ajaran Setia Hati Terate dari tanah Jawa masuk ke wilayah Sai Bumi Ruwa Jurai (Kabupaten Tulang Bawang).
Ketua & Pengurus Ranting Banjar Margo
Para pembina, pelatih sepuh, dan ketua rayon yang tanpa pamrih mengabdikan waktu membina ratusan siswa dan menjaga kerukunan persaudaraan di Banjar Margo.